Logo Desa

Desa Sempolan

Kabupaten Jember
Provinsi Jawa Timur

Loading

Desa Sempolan

Hari Libur Nasional

Tahun Baru Islam 1448 H

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
Selamat Datang di Website Resmi Desa Sempolan Kecamatan Silo Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur | Kantor Desa Sempolan membuka pelayanan publik pada hari Senin - Jumat pukul 08.00 - 14.00 WIB

Berita Desa

Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni sering kali dimaknai dalam ruang-ruang seremonial yang formal. Namun, jauh dari hiruk-pikuk pusat kekuasaan, ujian sesungguhnya terhadap ketangguhan ideologi negara tersebut justru berlangsung setiap hari di level paling dasar geomorfologi pemerintahan kita: yakni di desa. Di sinilah, para perangkat desa berdiri sebagai garda terdepan sekaligus penentu, sejauh mana nilai-nilai Pancasila mampu mengejawantah dalam realitas kehidupan berdesa.

Desa bukan sekadar kesatuan wilayah hukum, melainkan sebuah laboratorium sosial tempat kelima sila Pancasila diuji aktualitasnya secara langsung. Di era modern yang sarat akan disrupsi informasi dan transformasi tata kelola, beban di pundak aparatur desa kian berlipat. Merekalah yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi, harapan, sekaligus kecemasan masyarakat akar rumput.

Sekretaris Desa, Kepala Urusan (Kaur), Kepala Seksi (Kasi) hingga Kepala Kewilayahan/Dusun (Kasun) tidak lagi sekadar menjalankan fungsi administrasi pelayanan publik. Dalam konteks sosiologis, mereka adalah para pamong yang merawat kohesi sosial.

Meja Musyawarah dan Daulat Rakyat Refleksi atas Sila Keempat Pancasila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan dapat dijumpai polanya dalam tradisi Rembuk Desa atau Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Di sinilah dinamika demokrasi deliberatif yang sesungguhnya terjadi.

Dalam ruang-ruang musyawarah tersebut, perangkat desa dituntut memiliki kearifan untuk menampung argumen, menyaring kepentingan kelompok, dan merumuskan mufakat demi kemaslahatan bersama. Mulai dari urusan alokasi dana ketahanan pangan, pembangunan jalan usaha tani, hingga program penanggulangan kemiskinan, semuanya diuji dalam diskursus yang terbuka.

"Pancasila di desa itu mewujud ketika kepentingan warga miskin tidak kalah suara oleh kedekatan atau relasi kuasa. Perangkat desa harus memposisikan diri sebagai jembatan yang adil," ujar salah satu pengamat tata kelola desa di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur, Minggu (31/5/2026).

Di sisi lain, kohesivitas masyarakat yang tecermin lewat kearifan lokal seperti gotong royong dan sambatan menjadi modal sosial yang menjaga Sila Ketiga (Persatuan Indonesia) tetap kokoh. Ketika ada bencana atau kebutuhan fasilitas publik, gerak swadaya masyarakat yang dikoordinasikan oleh kepala dusun membuktikan bahwa Pancasila di tingkat tapak tidak memerlukan indoktrinasi tekstual, melainkan keteladanan tindakan.

Akuntabilitas dan Keadilan Sosial Tantangan terbesar lahirnya Pancasila di era kontemporer ini berada pada ranah Sila Kelima, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Di tengah bergulirnya reformasi birokrasi desa, termasuk penguatan sistem digitalisasi keuangan desa dan transaksi nontunai (cashless), aspek akuntabilitas menjadi harga mati.

Keadilan sosial di desa diterjemahkan dalam bentuk ketepatan sasaran kebijakan. Validasi data kemiskinan ekstrem, penyaluran bantuan sosial, dan transparansi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) menjadi parameter krusial.

Indikator Kehadiran Negara: Ketika perangkat desa mampu mengelola anggaran secara jujur, objektif, dan berorientasi pada pengentasan kemiskinan tanpa tebang pilih, di situlah rasa keadilan tumbuh. Sebaliknya, maladministrasi atau ketidakjujuran oknum aparatur akan langsung mengikis kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran negara.

Oleh karena itu, menjaga Pancasila di dalam kehidupan berdesa mensyaratkan adanya integritas moral yang tinggi dari para pelayan publiknya. Kehidupan berdesa yang harmonis, berdaulat, dan berkeadilan adalah cerminan dari keberhasilan kita merawat Indonesia dari pinggiran. Selama Pancasila masih hidup dan dipraktikkan dengan bersih di balai-balai desa, selama itu pula pondasi ideologis bangsa ini akan tetap aman dari guncangan zaman.

Beri Komentar

Desa

4,867

Laki-laki

Laki-laki 4,867 penduduk

4,742

Perempuan

Perempuan 4,742 penduduk

9,609

JUMLAH

0

BELUM MENGISI

9,609

TOTAL

TOTAL 9,609 penduduk

Layanan
Mandiri

Hubungi Pemerintah Desa untuk mendapatkan PIN

Pemerintah Desa

Kepala Desa

MOHAMMAD FADLI

Tidak Ada di Kantor

Sekretaris Kepala Desa

NATA HADINEGARA, S.Sos

Kepala Seksi Pelayanan

SANTOSO

Kepala Urusan Keuangan

SUGENG RIYADI

Tidak Ada di Kantor

Kepala Urusan Perencanaan

SITI HOLIFATUL JANNAH

Kepala Seksi Kesejahteraan

SUPANDI

Tidak Ada di Kantor

Kepala Kewilayahan Krajan

TAUFIKUR RAHMAN

Tidak Ada di Kantor

Kepala Seksi Pemerintahan

SUSI LESTARI

Tidak Ada di Kantor

Kepala Kewilayahan Plalangan

ROMLI

Tidak Ada di Kantor

Kepala Kewilayahan Onjur

AYIS ZAKARIA HIDAYAT

Tidak Ada di Kantor

Staf Perangkat Desa

MISTUN

Tidak Ada di Kantor

Staf Perangkat Desa

SUHARTONO

Tidak Ada di Kantor

Staf Perangkat Desa

SAIFUL BAHRI

Tidak Ada di Kantor

Staf Perangkat Desa

GUNAWAN DWI CAHYO

Tidak Ada di Kantor

Staf Perangkat Desa

ZAFANDANI PRATAMA

Tidak Ada di Kantor

Operator Desa

MUAMMAR KHADAFI

Tidak Ada di Kantor
Jam Kerja
Hari Masuk Keluar
Senin 07:30:00 15:00:00
Selasa 07:30:00 15:00:00
Rabu 07:30:00 15:00:00
Kamis 07:30:00 15:00:00
Jumat 07:30:00 15:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur
Agenda

Untuk sementara, belum ada agenda yang akan dilaksanakan.

Statistik Pengunjung
Hari ini : 27
Kemarin : 78
Total Pengunjung : 341.561
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.217.108
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v204.15
Profil Desa
Jenis Tanah : Sawah, kering
Topografi : Persawahan
Sumber Daya Alam : Air
Flora Fauna :
Rawan Bencana :
Kearifan Lokal :
Jenis Jaringan : Fiber optik, 4G, 5G
Provider Internet : Telkomsel, Indosat, Smartfren
Cakupan Wilayah :
Kecepatan Internet : 20 Mbps
Akses Publik :
Regulasi Penetapan Kampung Adat :
Dokumen Regulasi Penetapan Kampung Adat : -
Status Desa : Bukan Adat
Lembaga Adat :
Struktur Adat : -
Wilayah Adat :
Peraturan Adat :
Jam Kerja
Hari Masuk Keluar
Senin 07:30:00 15:00:00
Selasa 07:30:00 15:00:00
Rabu 07:30:00 15:00:00
Kamis 07:30:00 15:00:00
Jumat 07:30:00 15:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur
Agenda

Untuk sementara, belum ada agenda yang akan dilaksanakan.

Statistik Pengunjung
Hari ini : 27
Kemarin : 78
Total Pengunjung : 341.561
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.217.108
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v204.15
Profil Desa
Jenis Tanah : Sawah, kering
Topografi : Persawahan
Sumber Daya Alam : Air
Flora Fauna :
Rawan Bencana :
Kearifan Lokal :
Jenis Jaringan : Fiber optik, 4G, 5G
Provider Internet : Telkomsel, Indosat, Smartfren
Cakupan Wilayah :
Kecepatan Internet : 20 Mbps
Akses Publik :
Regulasi Penetapan Kampung Adat :
Dokumen Regulasi Penetapan Kampung Adat : -
Status Desa : Bukan Adat
Lembaga Adat :
Struktur Adat : -
Wilayah Adat :
Peraturan Adat :
Pemerintah Desa

MOHAMMAD FADLI

Kepala Desa


Tidak Ada di Kantor

NATA HADINEGARA, S.Sos

Sekretaris Kepala Desa

SANTOSO

Kepala Seksi Pelayanan

SUGENG RIYADI

Kepala Urusan Keuangan
Tidak Ada di Kantor

SITI HOLIFATUL JANNAH

Kepala Urusan Perencanaan

SUPANDI

Kepala Seksi Kesejahteraan
Tidak Ada di Kantor

TAUFIKUR RAHMAN

Kepala Kewilayahan Krajan
Tidak Ada di Kantor

SUSI LESTARI

Kepala Seksi Pemerintahan
Tidak Ada di Kantor

ROMLI

Kepala Kewilayahan Plalangan
Tidak Ada di Kantor

AYIS ZAKARIA HIDAYAT

Kepala Kewilayahan Onjur
Tidak Ada di Kantor

MISTUN

Staf Perangkat Desa
Tidak Ada di Kantor

SUHARTONO

Staf Perangkat Desa
Tidak Ada di Kantor

SAIFUL BAHRI

Staf Perangkat Desa
Tidak Ada di Kantor

GUNAWAN DWI CAHYO

Staf Perangkat Desa
Tidak Ada di Kantor

ZAFANDANI PRATAMA

Staf Perangkat Desa
Tidak Ada di Kantor

MUAMMAR KHADAFI

Operator Desa
Tidak Ada di Kantor